Cara Optimasi Blog atau Website Baru

Masih membahas tentang Search Engine Optimization (SEO). Pada artikel sebelumnya ROLE SEO Model, salah satu yang penting dilakukan adalah link building. Artikel link building bisa disimak di membuat iklan gratis dan cara membuat backlink. Nah pagi ini ada kawan yang bertanya seperti ini: “Mas, kalau web baru gimana optimasinya?”. Saya pun harus membuka catatan lama.

Pertanyaan tersebut sangat bagus karena Google saat ini memang ‘me-manusia’ maksudnya adalah Google akan melihat apakah wajar jika web baru kok sudah banyak yang me-referensi (sudah banyak link yg tertanam di web lain)? Untuk mengakomodir hal tersebut memang diperlukan beberapa strategi.

Strategi Optimasi Website Baru

Di catatan lama saya, yang pertama kali harus dilakukan adalah konsisten menulis artikel. Untuk blog baru sampai dengan kira-kira usia 1 bulan, usahakan buatlah minimal 3 artikel setiap harinya. Hal ini tentu untuk menunjukkan ke Google bahwa kita serius dalam membuat dan mengelola blog/web ini. Selain itu, agar jika ada pengunjung yang datang juga menjadi lebih yakin karena website kita konsisten menulis artikel. Setelah blog/website berusia lebih dari 1 bulan, usahakan konsisten menulis artikel minimal 1 artikel setiap harinya.

Setelah hal tersebut dilakukan, yang selanjutnya adalah melakukan optimasi off page. Optimasi off page untuk blog /website baru 0 sampai 2 Minggu bisa menggunakan strategi yang simpel, share di media sosial (medsos) seperti:

  • Share di G+.
  • Share di Facebook personal, ke grup-grup yang 1 niche.
  • Share di Twitter.
  • Share di Pinterest.

Hal tersebut diatas dilakukan agar ada web masuk dari referer medsos. InsyaAllah ini sangat wajar dan natural.
Setelah blog/web berumur lebih dari 2 Minggu mulai gunakan blog/web dummy seperti:

  • WordPress.
  • BlogSpot.
  • Tumblr.
    Juga ke web-web yang menerima submit artikel seperti:
  • Kompasiana.
  • Medium.
  • Dan lain-lain(yang Domain utamanya berbeda dg domain kita).

Setelah blog/website berumur 1 Bulan ke atas, bisa menggunakan strategi berikut:
Tracking BackLink yaitu meniru milik kompetitor. Untuk menerapkan teknik ini bisa menggunakan tool dari: https://moz.com/link-explorer pilih sub menu Inbound Links (tentu setelah register), cari BackLink yang digunakan oleh kompetitor, teliti, telaah satu-per satu, tanam Link di tempat yang sama dengan kompetitor. Lakukan dengan istiqomah ya 😉

Demikian artikel ini saya buat, mudah-mudahan bermanfaat ya.

Buat yang ingin belajar internet marketing / digital marketing dari basic bisa lihat di: Step by step belajar digital marketing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *